10 Fakta Tentang Google Adsense dan Publisher Indonesia.
1. Coba lagi, coba lagi, coba lagi
1. Coba lagi, coba lagi, coba lagi
Versi sukses : di banned sekali biasa, ditolak dua kali biasa, lima kali lumayan, delapan kali : kok Adsense gitu ya?, lima belas kali : mulai terasa, dua puluh kali : coba lagi dengan blog baru, yang blog lama biarin pake PPC lokal, no blogwalking yang merugikan, tiga puluh kali : horeee…pin datang..PO pertama menyusul sebentar lagi!
Versi gagal : Dibanned sekali biasa, ditolak dua kali biasa, lima kali lumayan, delapan kali : kok Adsense gitu ya?, lima belas kali : mulai terasa, dua puluh kali : sakit hati, tiga puluh kali : coba PPC lokal ah, empat puluh kali : bye…Adsense!
2. Jangan pakai blog sama yang sudah pernah dibanned!
Fakta mengatakan 95% publisher indonesia yang mendaftar Adsense dengan blog sama yang pernah dibanned akan dibanned juga oleh Adsense! Jadi dari pada capek – capek datar dengan blog yang sama terus dibanned siapkan saja blog baru yang kira – kira sesuai dengan TOS Google.
3. Udah jujur kok masih dibanned?
Salah satu hal yang paling disesalkan oleh Bloger indonesia adalah Adsense tidak pernah memberikan penjelasan detail kenapa akunya dibanned. Isi surat cinta Google selalu sama! Sudah main jujur, tidak melakukan klik di iklan sendiri, tidak minta orang lain untuk klik iklan, bahkan sudah memasang woro – woro agar pengunjung tidak melakukan klik pada iklan ( NO KISS PLEASE ), eh masih dibanned juga. Nasib memang ya…!
4. Adsense diblog berbahasa indonesia
Adsense untuk blog berbahasa indonesia memang masih menjadi kontroversi. Google memang sempat mengapprove Bahasa indonesia sebagai salah satu bahasa yang tersedia untuk Adsense, tapi tidak lama Adsense mencabut kembali Bahasa indonesia. Meski demikian bukan hal yang baru lagi ketika kita melihat Google Adsense muncul diblog – blog berbahasa indonesia yang bertraffic rendah sampai dengan tinggi, bahkan sebelum Google Adsense mengapprove Bahasa Indonesia itu sendiri! Canggih memang ya orang indonesia? Tapi ingat, resiko dibannednya juga besar jika memasang Adsense diblog berbahasa Indonesia.
5. Fraud Click
Meski mempunyai 1001 macam cara buat melakukan fraud klik, lebih baik disimpan deh ya untuk PPC yang lain. Selalu ingat, Google lebih pintar dari kita!
6. Baca TOS dengan baik dan jangan langgar TOS
Ini penting banget kalau publisher Indonesia tidak mau cepat – cepat ditendang dari Google Adsense. Baca dan perhatikan TOS Google dengan seksama dan hindari pelanggaran yang merugikan diri sendiri. Segala macam bentuk Affiliate Program, PTC, traffic exchange adalah sesuatu yang tidak disukai dan cenderung dilarang oleh Adsense.
7. Bom Massal Publisher indonesia
Sekitar bulan oktober s/d Desember 2011, Adsense sedang rajin banget melakukan banned misal pada blog – blog bahasa Indonesia yang dicurigai melakuan fraud click. Bukan Cuma akun baru saja, akun lama yang sudah master Google Adsense bahkan juga membuka jasa pembuatan Adsense pun bahkan terkena imbasnya juga. Kayaknya sih moment ini masih dan akan terus berlangsung sampai saat yang belum bisa ditentukan. Hmmmm…Hati – hati ya!
8. Google Adsense dan Pihak ketiga
Saya baru tahu bahwa ternyata banyakyang masih bingung bagaimana caranya supaya mendapat approval dari Google Adsense itu gampaaannnnnnng banget!! Segampang kena banned, hehehe. Kalau tidak percaya pakai saja pihak ketiga, Indyarocks.
9. Adsense pilih kasih??
Sering blogwalking dan memperhatikan attitude bloging blonger luar? Ternyata kalau diperhatikan banyak blongger luar yang saling bertukar klik dan kunjungan melalui blogwalking ya? Tapi kok akun Adsensenya mereka tetap stay alive ya? Nongkrong terus, bahkan ketika diisengi dengan bom klik sekalian? Hmmmm…Teman – teman saya bilang sih Adsense pilih kasih, tapi mari berpikir positif bahwa aksi fraud klik diindonesia memang sangat banyak dan tidak karuan. Mari kita biasakan jujur!
10. Coba PPC lokal jagoan
Jangan pernah menyepelekan PPC local kita! Meskipun sebagian besar hanya menghasilkan recehan senilai Rp 200 – 500 per klik dengan iklan – iklan aneka dewasa.
